Selasa, 28 Juli 2015

JNE-TIDAK JAMIN BARANG SAMPAI TUJUAN.

Sebenarnya saya agak malas share tentang hal ini,tapi besar harapan saya akan ada perbaikan dari pihak perusahaan pengiriman barang berlabel apapun umumnya,JNE khususnya.Karena JNE sudah punya nama besar di Indonesia,jadi seharusnya bisa mengatasi masalah yang timbul di bisnis jasa pengiriman paket ini.
Ini berawal dari ketika saya mengirimkan paket dari Nusa Dua ke Depok,sekitar 10 hari sebelum hari raya,dengan berat 11 kg dan ongkos kirim Rp 209.000,00.kira2 5 hari kemudian teman saya di Depok telpon,dan bilang bahwa paketnya sudah sampai,tetapi BUKAN dia yang menerima! Lhoooo.....Gimana ? Aku kok gak mudheng ? Ternyata katanya,ada orang lain yang telah menerima paket itu.
Lalu dicek alamat dan nomor kontak alamat yang saya tulis pada paket,sudah cocok.jadi apa masalahnya? Temanku yang lain juga beberapa kali pernah mengalami hal yang sama.Saya pikir ada 2 kronologi yang menyebabkan hal ini bisa terjadi.
Pertama,paket tidak disampaikan ke alamat,alias hilang dalam ekspedisi,mungkin dicuri,mungkin hilang saat di perjalanan,atau hal lain ? 
Kedua,paket disampaikan ke alamat,TETAPI...kurir tidak meminta bukti diri si penerima.kalau bukti berupa paraf,orang kurang waras pun bisa bikin...! bukti diri yang dimaksud di sini adalah KTP/SIM, atau nomor telepon sesuai yang sudah disertakan dalam paket.
Anehnya,pihak JNE bukannya "membereskan" masalah,malah menyuruhku konfirmasi ke agen tempatku titip paket.Ini sebenarnya masalah mereka,bukan klien yang harus "diseret-seret".
Kerugian bukan hanya nilai barang paket,tetapi yang lebih besar adalah KEPERCAYAAN rekan kerja teman saya kepadanya,karena GAGAL dalam melakukan pekerjaanya yang disebabkan karena tidak adanya barang yang diperlukan.
Lalu apa pemecahan yang diberikan pihak JNE? entahlah....!
Jika isi paket itu berhubungan dengan nyawa manusia,GIMANA CERITANYA...?

Senin, 27 Juli 2015

LIRIK LAGU " SEJATI"

* SEJATI *

Sejati,itu yang kau ucapkan,
Bila janji kudengar,
Di bawah pohon semboja yang sekecil kita.
Menanti di mahligai mainan,
kita bina bersama dari dahan yang rapuh.

Usia perangkap kita,remaja kita tinggalkan
Namun aku masih memegang janji.

Tinggal kenangan,gagal segala impian
Tinggal bertanya,arti "sejati"

Kenangan itu,hanya mainan bagimu
Tinggal bertanya,arti "sejati"
Yang telah engkau janjikan duluu...



PANTAI PANDAWA,BALI.



ROUTE menuju PANTAI PANDAWA,lokasi di desa Kutuh,NusaDua,Bali.
Route yang harus ditempuh ada beberapa cara:
Jika melalui jalan darat,kita harus mencari daerah Nusa Dua,jika sudah sampai di perempatan NUSA DUA,yang ditandai oleh adanya supermarket HARDY,S dan pom bensin disebelah kanan dari arah Denpasar,maka kita bisa belok kanan. Ikuti jalan utama,hingga bertemu perempatan lagi,kita bisa belok kanan lagi.
Ikuti jalan utama ini yang jaraknya lumayan,beberapa kilometer,hingga bertemu pertigaan di desa Kutuh yang terdapat tanda masuk ke pantai PANDAWA.kita bisa ambil kiri.Dari sini kita ikuti jalan yang teduh,penuh pohon2,hingga sampai di perempatan,kita lurus aja,maka kita akan melihat tebing-tebing batu putih yang membentuk "benteng".
Ya,jalan ke pantai ini memang sengaja "dibelah" dari tebing yang lumayan tinggi, lalu di dinding  tersebut dibuat cerukan2 yang kemudian diisi dengan patung2 ikon kisah MAHABHARATA dan RAMAYANA.
Sebelumnya,pantai ini di sebut pantai Kutuh,juga populer dengan sebutan SECRET BEACH,karena letaknya yang "tersembunyi" di balik tebing.
Sekarang lebih dikenal dengan sebutan pantai PANDAWA.

Selasa, 21 Juli 2015


Semua yang akan kutuliskan,adalah apa yang ada di dalam pikiranku.
Terkadang kenangan - kenangan muncul,timbul tenggelam,bagai sepotong ranting yang hanyut,
Menyusuri sungai waktu yang terus mengalir pergi menjauh.
Pertama,kuucapkan THANK'S for ALLAH,yang telah,dan masih memberiku nafas untuk terus ada di dunia fana ini.
Lalu, THANK'S for BLOGGER untuk media yang diberikan padaku.
Kemudian,TERIMAKASIH bagi semua yang mau meluangkan waktu membaca tuliasan2 ku,dan smoga bermanfaat.AMIIIN.
SALAM.